Setelah memperkenalkan Beetle Ragster Concept di Amerika Utara tahun
2005 silam, VW kembali merilis generasi kedua Beetle konsep dengan garis
atap yang lebih rendah dan menambahkan nama 'Ragtop' dan 'Speedster'.
Konsep
serupa tersebut diperkenalkan di Detroit Motor Show 2012, lebih
tepatnya disebut E-Bugster, kepanjangan dari 'E' sebagai electric
(listrik), 'Bug' julukan Beetle di AS, dan 'ster' untuk pelari cepat.
Dengan kata lain, VW E-Bugster adalah 'si kodok' bertenaga listrik yang
mampu berlari cepat.
VW E-Bugster adalah sebuah coupe yang
terlihat cukup mengesankan berkat atap yang jauh lebih rendah, pilar A
hitam, pilar lebar C dengan paduan velg alloys 19-inci.
Namun VW
belum memberikan informasi apakah nantinya mobil tersebut masuk produksi
dalam waktu dekat atau sebatas konsep. Bagian yang paling menarik
sebenarnya tersembunyi di balik body-nya. Namun kemungkinan besar
Bugster akan hadir dalam produksi massal karena punya beberapa
kelebihan.
Sistem propulsinya berkekuatan dari 85 kW (114 HP) yang
berasal dari motor listrik yang bersumber dari baterai lithium-ion yang
terpasang di bawah lantai bangku belakang, yang mengingatkan tata letak
dapur pacu asli Beetle.
Namun, di situlah letak kemiripan,
termasuk pada E-Bugster E listrik, yang memiliki emisi nol, dan berdaya
jelajah 160 km (100 mil) untuk sekali pengisian baterai. Baterai dapat
diisi ulang melalui sebuah plug yang terletak di bawah logo VW dan
kompatibel untuk pengisian cepat 120V dan 240V, dan dalam tempo 30 menit
baterai dapat terisi sebanyak 80 persen.
VW mengatakan, sistem
propulsi listrik "Blue-e-motion" akan digunakan untuk kendaraan listrik
masa depan, seperti halnya VW Golf Blue-e-Motion. (kpl/nzr/bun)





0 komentar:
Posting Komentar